BerandaKesehatan7 Manfaat Minum Kopi Campur Tape yang Jarang Diketahui

7 Manfaat Minum Kopi Campur Tape yang Jarang Diketahui

Ngobrol Sehat – Pernahkah Anda membayangkan dua hal yang sangat berbeda, yakni pahitnya kopi hitam dan manis-asamnya tape, bersatu dalam satu cangkir? Bagi sebagian besar penikmat kopi mainstream, mungkin kombinasi ini terdengar aneh atau bahkan “menistakan” kopi. Namun, di beberapa daerah di Indonesia, tradisi mencampur kopi dengan bahan unik sudah lama ada. Belakangan ini, tren tersebut kembali mencuat seiring dengan meningkatnya rasa penasaran masyarakat terhadap manfaat minum kopi campur tape bagi kesehatan tubuh.

Mungkin awalnya Anda akan mengernyitkan dahi saat mendengar resep ini. Wajar saja, karena kita terbiasa menikmati kopi dengan gula, susu, atau krimer. Tapi jangan salah, perpaduan fermentasi dari tape (baik singkong maupun ketan) dengan kafein ternyata menciptakan sensasi rasa yang unik—legit, sedikit ‘nendang’, dan menghangatkan. Bukan sekadar tren kuliner sesaat, racikan ini ternyata menyimpan potensi khasiat yang sayang jika dilewatkan begitu saja oleh Anda yang peduli pada gaya hidup sehat alami.

Manfaat Minum Kopi Campur Tape

Jika Anda adalah tipe orang yang gemar mengeksplorasi minuman herbal atau racikan tradisional, artikel ini wajib Anda baca sampai habis. Kita akan membedah apa saja sebenarnya manfaat minum kopi campur tape berdasarkan kandungan nutrisi dari kedua bahan tersebut. Apakah benar hanya sekadar sugesti, atau memang ada penjelasan ilmiah yang masuk akal di baliknya? Mari kita simak ulasannya secara mendalam.

1. Double Booster Energi Instan

Kita semua tahu bahwa kopi adalah sumber kafein, stimulan alami yang membuat mata ‘melek’. Namun, ketika digabungkan dengan tape, Anda mendapatkan double booster. Tape, sebagai produk fermentasi dari singkong atau beras ketan, mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh menjadi energi cepat.

Reaksi tubuh setelah minum kopi tape biasanya adalah lonjakan energi yang lebih terasa dibandingkan hanya minum kopi biasa. Ini sangat cocok dikonsumsi di pagi hari saat Anda butuh tenaga ekstra untuk memulai aktivitas, atau di sore hari ketika tubuh mulai terasa lesu.

2. Meningkatkan Vitalitas dan Stamina

Ini adalah poin yang sering menjadi perbincangan hangat di warung kopi tradisional. Banyak yang meyakini adanya manfaat kopi campur tape untuk vitalitas pria. Meskipun belum banyak penelitian spesifik skala besar yang membedah klaim ini secara langsung, secara logika nutrisi hal ini masuk akal.

Kombinasi kafein yang melancarkan peredaran darah dan efek hangat dari alkohol kadar rendah hasil fermentasi tape dapat memberikan efek stimulan ringan. Di beberapa tradisi masyarakat Jawa, racikan ini (terkadang ditambah rempah lain) memang kerap digunakan sebagai minuman penambah stamina bagi pria pekerja keras agar tidak mudah loyo.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan (Probiotik Alami)

Tape adalah salah satu superfood lokal Indonesia karena kandungan probiotiknya. Selama proses fermentasi, tumbuh bakteri baik yang bermanfaat bagi usus.

Ketika Anda mencampurkan tape ke dalam kopi (sebaiknya kopi yang tidak terlalu panas mendidih agar bakteri baik tidak mati total), Anda sedikit banyak memberikan asupan baik bagi mikrobioma usus Anda. Pencernaan yang sehat adalah kunci dari sistem imun yang kuat. Namun, pastikan perut Anda tidak sensitif terhadap kopi sebelum mencoba ini, ya!

4. Menghangatkan Tubuh Secara Alami

Efek fermentasi pada tape menghasilkan alkohol dalam kadar yang sangat rendah serta rasa hangat yang khas saat ditelan. Ketika bertemu dengan kopi panas, efek termogenik (penghasil panas) dalam tubuh akan meningkat.

Minuman ini sangat ideal dinikmati saat cuaca dingin atau musim hujan. Rasa hangatnya menjalar cepat dari tenggorokan ke perut, membuat tubuh terasa lebih nyaman dan rileks seketika.

5. Alternatif Pemanis yang Lebih Sehat

Bagi Anda yang sedang berusaha mengurangi gula pasir rafinasi namun tidak bisa minum kopi pahit, tape adalah solusinya. Tape singkong atau ketan yang matang sempurna memiliki rasa manis alami yang legit.

Dengan menggunakan tape, Anda bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan sama sekali penggunaan gula pasir dalam kopi Anda. Anda mendapatkan manis yang lebih kompleks dan bervitamin, bukan sekadar kalori kosong dari gula putih.

6. Sumber Antioksidan Unik

Kopi sudah lama dikenal sebagai salah satu sumber antioksidan terbesar dalam diet modern. Sementara itu, proses fermentasi pada tape juga diketahui dapat meningkatkan beberapa senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan.

Mengonsumsi keduanya berarti Anda memberikan tubuh perlindungan ganda terhadap radikal bebas yang menjadi penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit degeneratif.

7. Mood Booster yang Efektif

Kafein dapat meningkatkan produksi dopamin di otak, yang membuat perasaan lebih senang. Ditambah dengan sensasi rasa unik dari tape yang memanjakan lidah, minuman ini bisa menjadi mood booster yang ampuh saat Anda sedang stres dengan pekerjaan.

Tape Singkong vs Tape Ketan: Mana yang Lebih Baik?

Anda mungkin bertanya-tanya tentang khasiat kopi campur tape singkong vs ketan, mana yang lebih unggul?

Sebenarnya keduanya sama baiknya, namun memiliki karakteristik berbeda:

  • Tape Singkong: Biasanya memberikan tekstur yang lebih creamy jika dilumatkan dalam kopi. Kandungan karbohidratnya lebih padat, cocok untuk penahan lapar.
  • Tape Ketan: Cenderung memiliki rasa fermentasi yang lebih tajam dan aroma alkohol khas yang lebih kuat. Tape ketan (terutama ketan hitam) juga memiliki tambahan antosianin (antioksidan pigmen ungu/hitam) yang sangat baik untuk kesehatan jantung.Pilihan tergantung selera Anda; jika ingin rasa yang lebih “nendang”, tape ketan bisa jadi pilihan menarik.

Cara Membuat Kopi Tape yang Enak dan Benar

Agar manfaatnya maksimal dan rasanya nikmat, Anda harus tahu cara membuat kopi tape yang enak dan benar. Kesalahan umum adalah mencampur tape saat air terlalu mendidih, yang bisa merusak beberapa nutrisi hasil fermentasi.

Resep Sederhana:

  1. Seduh kopi hitam (robusta atau arabika sesuai selera) dengan air panas sekitar suhu 85-90°C. Jangan pakai air mendidih 100°C.
  2. Siapkan 1-2 sendok makan tape (singkong yang sudah dibuang seratnya, atau tape ketan) di dalam cangkir.
  3. Tuangkan kopi ke dalam cangkir berisi tape.
  4. Aduk perlahan. Untuk sensasi creamy, Anda bisa menekan-nekan tape singkong hingga hancur larut bersama kopi.

Efek Samping yang Perlu Diketahui

Sebagai jurnalis kesehatan yang objektif, kita harus membahas dua sisi mata uang. Meski bermanfaat, ada potensi efek samping minum kopi campur tape bagi sebagian orang.

Kombinasi kafein (yang bersifat asam) dan tape (yang juga mengandung asam hasil fermentasi dan sedikit gas) bisa menjadi “bencana” bagi penderita maag akut atau GERD.

Jika Anda memiliki perut sensitif, minuman ini bisa memicu kembung, perut begah, atau naiknya asam lambung. Sangat disarankan untuk tidak mengonsumsinya saat perut kosong. Mulailah dengan porsi kecil untuk melihat bagaimana tubuh Anda bereaksi

manfaat minum kopi campur tape bukan sekadar minuman iseng, melainkan sebuah kearifan lokal yang ternyata menyimpan sinergi nutrisi yang menarik. Dari menambah energi instan, potensi meningkatkan vitalitas, hingga menjadi alternatif pemanis alami, racikan ini layak mendapat tempat di daftar menu sehat Anda sesekali.

Tertarik untuk mencoba sensasi unik ini besok pagi? Atau Anda punya pengalaman sendiri tentang khasiat minuman tradisional ini? Jangan ragu untuk berbagi cerita di kolom komentar atau bagikan artikel ini kepada teman ngopi Anda agar mereka juga bisa merasakan manfaatnya. Selamat mencoba dan salam sehat!

Embun Riskia
Embun Riskia
Saya Embun, seorang penulis profesional yang telah aktif mengembangkan karya sejak tahun 2019. Dengan pengalaman dalam berbagai genre tulisan, mulai dari artikel informatif hingga konten kreatif, saya berkomitmen menghadirkan karya yang tidak hanya menarik tapi juga bermanfaat.
Terkait
Populer
Konten Menarik