Ngobrol Sehat – Siapa bilang saat hamil kita harus berhenti menikmati makanan enak? Rasa gerah yang sering melanda tubuh, ditambah fluktuasi hormon, sering kali membuat ibu hamil “ngidam” sesuatu yang dingin dan manis. Es krim pun menjadi buruan utama. Namun, di balik kesegarannya, muncul kekhawatiran klasik: takut gula darah naik drastis (diabetes gestasional) atau takut bakteri pada susu yang tidak steril. Memilih merk ice cream untuk ibu hamil memang tidak boleh sembarangan; harus jeli melihat komposisi agar hasrat ngidam terpenuhi tanpa mengorbankan kesehatan janin.
Sebenarnya, es krim bukan musuh ibu hamil. Justru, produk olahan susu ini bisa menjadi sumber kalsium yang baik untuk pembentukan tulang bayi. Masalah utamanya sering kali terletak pada kandungan gula tambahan yang berlebihan dan penggunaan susu mentah (unpasteurized) yang berisiko mengandung bakteri Listeria. Oleh karena itu, mencari alternatif Cemilan Dingin Sehat Untuk Ibu Hamil menjadi tantangan tersendiri di tengah banyaknya pilihan produk di pasaran yang tinggi kalori namun minim nutrisi.
Tenang saja, Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam berdiri di depan lemari pendingin supermarket untuk mengecek label satu per satu. Kami telah melakukan riset mendalam untuk Anda. Berdasarkan standar keamanan pangan dari Food and Drug Administration (FDA) dan pertimbangan nilai gizi, berikut adalah kurasi 5 merk ice cream untuk ibu hamil yang aman, higienis, dan memiliki opsi kadar gula yang lebih bersahabat untuk menemani masa kehamilan Anda.
Kriteria Merk Ice Cream untuk Ibu Hamil
Sebelum masuk ke rekomendasi merk, penting untuk memahami “aturan main” makan es krim saat hamil. Menurut American Pregnancy Association, kunci utamanya adalah pastikan produk tersebut dibuat dari susu yang telah dipasteurisasi.
Proses pasteurisasi membunuh bakteri berbahaya seperti Listeria monocytogenes yang bisa memicu infeksi serius pada janin. Jadi, pastikan Anda selalu memilih Es Krim Pasteurisasi Untuk Ibu Hamil Hindari es krim homemade yang dijual di pinggir jalan jika Anda tidak yakin apakah susunya sudah dimasak hingga mendidih atau belum. Selain itu, perhatikan tabel nutrisi: pilih yang kandungan gulanya di bawah 15-20 gram per sajian agar gula darah tetap terkontrol.
5 Rekomendasi Merk Ice Cream Aman & Rendah Gula
Berikut adalah daftar es krim yang mudah ditemukan dan memiliki profil keamanan serta nutrisi yang baik untuk ibu hamil:
1. Diamond Ice Cream (Varian Regular/Neapolitan)

Jika Anda sering berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai janin yang berat badannya kurang (IUGR), merk ini mungkin tidak asing. Diamond sering disebut sebagai “es krim rumah sakit” karena kerap masuk dalam menu pemulihan gizi.
Mengapa ini bagus? Diamond dikenal dengan komposisi susunya yang sangat creamy dan dominan. Ini menjadikannya Es Krim untuk Menambah Berat Janin sangat efektif karena padat kalori dari lemak susu, bukan sekadar gula biang. Pastikan Anda memilih varian klasik (seperti cokelat atau vanila) dan batasi porsinya. Karena terbuat dari susu sapi murni yang dipasteurisasi dan disterilisasi dengan standar industri tinggi, kehigienisannya sangat terjamin.
2. Glico Wings (Varian Haku atau Waku Waku)

Bagi Anda yang mencari Rekomendasi Es Krim Rendah Gula di Indomaret atau Alfamart terdekat, produk dari Glico Wings bisa menjadi opsi cerdas. Mengapa? Karena Glico sering mengemas produknya dalam porsi kecil (monaka atau stick mini).
Ibu hamil sering kali “kalap” jika makan es krim dari tub (wadah) besar. Dengan memilih es krim portion-controlled seperti Glico Haku Monaka, Anda secara otomatis membatasi asupan gula dan kalori tanpa merasa tersiksa. Rata-rata kalori per kemasannya cukup moderat, dan Glico menerapkan standar produksi Jepang yang sangat ketat soal higienitas dan pasteurisasi.
3. Haagen-Dazs (Varian Plain/Fruit)

Jika budget bukan masalah dan Anda mengutamakan kualitas bahan natural, Haagen-Dazs adalah juaranya. Merk premium ini terkenal dengan filosofi “sedikit bahan lebih baik”.
Mereka umumnya tidak menggunakan pengawet buatan, pewarna sintetik, atau emulsifier kimiawi yang berlebihan. Bagi ibu hamil yang sensitif terhadap zat aditif, ini adalah pilihan teraman. Pilih varian buah seperti Strawberry atau Mango Sorbet jika ingin opsi yang lebih segar dan rendah lemak, atau Vanilla murni untuk mendapatkan manfaat kalsium maksimal. Tentu saja, seluruh susunya sudah melalui proses pasteurisasi sempurna.
4. Cimory Yogurt Stick / Yoforia (Frozen Yogurt)

Ingin yang dingin tapi takut dengan lemak es krim biasa? Beralihlah ke Frozen Yogurt. Cimory atau Yoforia yang dibekukan bisa menjadi alternatif cemilan dingin sehat untuk ibu hamil, nemun perlu diperhatikan jika memang cukup banyak yogurt yang beredar memiliki kandungan gula yang sanat tinggi, sehingga pemahaman tentang Cara Memilih Yogurt yang Aman untuk Ibu Hamil perlu bunda ketahui,
Selain menyegarkan, yogurt mengandung probiotik yang sangat membantu sistem pencernaan ibu hamil yang sering mengalami sembelit (konstipasi). Kandungan gulanya relatif lebih rendah dibandingkan es krim creamy, dan rasa asam alaminya sangat ampuh untuk meredakan rasa mual (morning sickness) di trimester pertama. Pastikan Anda memilih varian original atau low fat untuk manfaat terbaik.
5. Wall’s Selection (Varian Buah)

Merk legendaris ini adalah yang paling mudah diakses. Namun, untuk ibu hamil, disarankan memilih varian Wall’s Selection (biasanya dalam wadah tub bening/eksklusif) yang sering kali memiliki potongan buah asli.
Wall’s menjamin semua produk susunya dipasteurisasi. Varian yang mengandung buah asli memberikan sedikit tambahan serat dan vitamin, meskipun Anda tetap harus waspada dengan kandungan sirup glukosanya. Triknya adalah mengambil satu scoop kecil dan mencampurnya dengan potongan buah segar (seperti pisang atau alpukat) di rumah untuk menyeimbangkan kadar gulanya.
Seputar Makan Es Krim Saat Hamil
Salah satu pertanyaan yang paling sering masuk ke meja redaksi kesehatan adalah: “Bolehkah ibu hamil makan es krim setiap hari?”
Jawabannya: Boleh, tapi dengan syarat ketat.
Secara medis, tidak ada larangan mutlak makan es krim setiap hari, asalkan porsinya dibatasi dan Anda tidak memiliki riwayat diabetes gestasional atau obesitas. Jadikan es krim sebagai treat (hadiah), bukan makanan pokok. Jika Anda memakannya setiap hari dalam porsi besar, lonjakan gula darah bisa memicu bayi lahir terlalu besar (makrosomia), yang berisiko menyulitkan proses persalinan.
Idealnya, batasi konsumsi es krim 2-3 kali seminggu. Jika ingin makan setiap hari, pilihlah opsi sorbet buah atau frozen yogurt yang lebih ringan, dan imbangi dengan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga hamil.
Nikmati dengan Bijak
Masa kehamilan adalah momen berharga yang harus dinikmati, termasuk dalam hal makanan. Anda tidak perlu merasa bersalah saat menikmati satu atau dua scoop es krim favorit. Kuncinya ada pada pemilihan produk dan kontrol porsi.
Dengan memilih merk yang terjamin proses pasteurisasinya dan bijak melihat kandungan gulanya, es krim bisa berubah dari “musuh” menjadi “teman” yang membantu meningkatkan mood dan asupan kalsium Anda.
Jadi, merk mana yang akan Bunda coba hari ini? Ingat, kesehatan Bunda dan si Kecil adalah prioritas utama. Yuk, mulai terapkan kebiasaan membaca label nutrisi sebelum membeli, dan jangan lupa bagikan artikel ini ke sesama ibu hamil atau suami agar mereka juga paham cara memilih jajanan yang sehat.